Lacureindonesia.com – Punya masalah wajah yang tak kunjung sembuh meski sudah mencoba beragam skincare? Bisa jadi, kebiasaan sehari-harilah penyebabnya. Salah satu penyebab masalah wajah yang sering diremehkan wanita karir adalah bahaya blue light. Sebenarnya, apa itu blue light dan mengapa dampaknya bisa begitu signifikan?

Fakta Bahaya Blue Light #1: Berasal dari Cahaya Gadget

Blue light sebenarnya adalah jenis cahaya kasat mata dalam gelombang pendek yang bisa kita temui sehari-hari. Anda bisa menemuinya di cahaya matahari, televisi, layar laptop, atau yang paling sering: ponsel Anda.

Sengatan cahaya blue light terus-terusan mungkin tidak terasa, tetapi dampaknya dalam jangka panjang bisa amat membahayakan. Seorang pakar kulit, Dokter Murad yang memiliki lini kecantikan Murad Skincare mengatakan bahwa bahaya blue light bagi wajah setara dengan berdiri selama 20 menit terus-terusan di bawah matahari pukul 12 siang tanpa perlindungan skincare. Cukup mengerikan, bukan?

Sayangnya, kebutuhan profesi dan gaya hidup masa kini membuat kita amat tidak mungkin memutus gadget maupun laptop dari keseharian kita.

Fakta Bahaya Blue Light #2: Menghambat Regenerasi Kulit

Lalu, sebenarnya apa bahaya utama blue light? Ada beberapa riset yang menyokong hal ini. Salah satu yang paling membahayakan adalah bahwa blue light mendorong produksi pigmen berlebih di permukaan kulit. Akibatnya, terjadilah hiperpigmentasi yang membuat warna kulit Anda jadi menggelap dan tidak merata.

Blue light juga sangat ganas menembus pori-pori kulit, merusak kolagen dan elastin yang bertugas menjaga kekenyalan kulit. Wajah jadi kelihatan jauh lebih tua karena kerut-merut di wajah bertambah seiring waktu, sementara waktu untuk regenerasi hampir tidak ada karena bahaya blue light termasuk kacaunya irama sirkadian pada kulit wajah. Ngeri  juga, ya?

Fakta Bahaya Blue Light #3:  Bisa Diatasi dengan Beberapa Cara

Lalu, apa yang bisa Anda lakukan pada situasi ini?

Pertama-tama, membatasi penggunaan gadget jelas merupakan solusi yang masuk akal. Di sela-sela bekerja atau membuka ponsel, sempatkan waktu beberapa menit untuk menjauh dari teknologi. Sekadar jalan-jalan santai, membaca buku, atau bahkan mencuci muka bisa menjadi alternatif yang bagus.

Lalu, ketika liburan dan Anda tidak harus mengecek jaringan sosial, berikan perawatan total pada wajah dan tubuh Anda dengan kegiatan-kegiatan yang positif.

Langkah kedua yang tidak kalah penting adalah menghadirkan antioksidan pada regimen perawatan kulit harian Anda. Antioksidan bekerja sangat ampuh untuk memberantas masalah kulit yang berasal dari bahaya blue light seperti hiperpigmentasi, penuaan dini, atau bahkan proses regenerasi kulit yang terganggu.

Anda akan mendapatkan manfaat maksimal antioksidan dari bahan minyak biji anggur atau grapeseed oil. Apalagi, jika dikemas dalam rupa clay mask yang bisa Anda aplikasikan 2 hingga 3 kali dalam seminggu. Bekerja sama dengan keutamaan thermal water dan green clay, masker Clay Exfoliating Face Mask dari La Cure bisa mengembalikan kondisi kulit Anda seperti sedia kala.

Agar semakin ampuh, jangan lupa memakai Moister Booster Face Serum setiap pagi sebelum beraktivitas, atau malam sebelum tidur untuk kembali meremajakan kulit selama Anda beristirahat. Dijamin, keluhan kulit Anda akan menghilang dalam waktu singkat.

Jadi, tidak perlu terlalu takut lagi pada bahaya blue light filter!