Lacureindonesia.com – Menggunakan blush on sangat vital jika Anda sedang mengaplikasikan riasan berat. Tanpanya, wajah Anda jadi terlihat flat dan tidak natural. Blush on juga sangat membantu bagi para pemilik kulit pucat agar tampak sehat dan energetik. Secara umum, di pasaran ada blush on krim dan bubuk.

Dan itu mungkin membuat Anda kebingungan ketika mengunjungi etalase toko kecantikan. Keduanya sama-sama punya warna yang menarik dengan range harga yang sama. Lalu, apa yang membedakan keduanya? Dan mana di antara blush on krim dan blush on bubuk yang lebih bagus untuk Anda?

Blush On Krim vs Blush On Bubuk: Bentuk dan Varian 

Blush on krim biasa dikemas dalam wadah mirip salep yang manis. Teksturnya terlihat kental dan creamy, dan mengilat. Formulanya lumayan thick,  sehingga akan melebur dengan mudah bersama sapuan alas bedak dan loose powder. Ketika diusapkan, blush on krim memberi kesan shimmery yang natural seolah rona kulit alami. 

Sementara itu, blush on bubuk biasa dikemas dalam wadah-wadah mirip palet. Anda disarankan untuk berhati-hati saat membawa wadah blush on bubuk, karena sekali jatuh, teksturnya bisa pecah dan berantakan ke mana-mana. Akan tetapi warna blush on bubuk sangat pigmented ketika diusapkan di pipi, membuat riasan glamor Anda semakin beraksen. 

 

Blush On Krim vs Blush On Bubuk: Tingkat Ketahanan

Blush on krim jauh lebih awet saat dipakai seharian, bahkan meski Anda tidak memberikan sapuan ulang. Ini karena formulasi dan tekstur blush on krim langsung melebur bersama bedak dan menempel rekat di pori-pori Anda. 

Blush on bubuk, sementara itu, mengikuti sifat dasarnya yaitu bubuk yang mudah tersapu oleh angin, oksidasi, ataupun usapan pelan. Jadi, pastikan Anda lumayan terlindungi saat menggunakan blush on bubuk jika tidak ingin merias ulang.

 

Blush On Krim vs Blush On Bubuk: Cara Penggunaan

Anda bisa menggunakan blush on krim dengan dua cara: dengan tangan, atau spons beauty blender. Pengolesan blush on krim dengan beauty blender lebih disarankan untuk efek yang lebih merata. Akan tetapi, jika Anda hanya ingin mengoleskan bagian kecil, menggunakan jari pun tidak masalah.

Yang perlu diingat adalah jangan menggerakkan jari dengan blush on di kulit dengan gerakan mengoles agar tidak tercipta hasil yang cakey. Alih-alih, tepuk-tepuk pelan hingga warnanya keluar dan merata. Ini untuk menghindari Anda terlalu blushy dan terlihat seperti bengkak.  

Sementara, blush on bubuk hanya bisa disapukan dengan kuas. Anda akan mendapat kuas yang sesuai saat membeli sepaket blush on bubuk. Sapukan brush dengan gerakan memutar dan sabar di seputar tulang pipi hingga terlihat warna yang diinginkan. Hindarilah bulu kuas yang sudah jelek dan kasar, karena bisa merusak bedak riasan. Jika brush dari palet sudah jelek tetapi blush on masih ada, Anda bisa juga membeli kuas terpisah di toko-toko kecantikan.

 

Blush On Krim vs Blush On Bubuk: Jenis Kulit

 Anda mungkin sebaiknya menghindari blush on krim jika memiliki kulit berminyak. Pasalnya, sifat krim yang tebal dan menutupi pori-pori kulit bisa bercampur dengan minyak wajah. Hasilnya adalah wajah yang terlihat terlalu “berat” dan cakey.

Sebagai gantinya, pemilik kulit berminyak bisa menggunakan blush on bubuk yang tidak mengikat pori-pori. Warnanya yang pigmented dan kontras juga bisa memberi aksen pada wajah Anda yang asli lembap. Sementara bagi pemilik kulit kering dan normal, kedua tipe blush on ini bisa digunakan oleh Anda. 

Jadi, mana yang terbaik bagi kulit Anda?